Lapas IIA Bojonegoro Gelar Apel Siaga dan Razia Sambut Ramadhan  

Lapas IIA Bojonegoro Gelar Apel Siaga dan Razia Sambut Ramadhan   
beritakeadilan.com,

KABUPATEN BOJONEGORO, JAWA TIMUR–Menjelang momentum Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bojonegoro menggelar Apel Siaga dan razia gabungan pada Rabu (18/02/2026). Langkah strategis ini melibatkan jajaran Kodim 0813 Bojonegoro, Polres Bojonegoro, dan Satbrimob Polda Jatim. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pengamanan serta memastikan stabilitas di lingkungan pemasyarakatan tetap kondusif.

Sinergitas Antarinstansi demi Deteksi Dini Gangguan Keamanan
Kepala Lapas Kelas IIA Bojonegoro, Hari Winarca, bertindak langsung sebagai pembina apel. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan merupakan prioritas utama selama bulan puasa. Sinergitas antarinstansi menjadi kunci agar pelaksanaan tugas pengamanan di Lapas berjalan optimal dan profesional.

“Melalui apel siaga ini, kami memperkuat komitmen bersama agar suasana Ramadhan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif bagi semua pihak,” ujar Hari Winarca. Ia menambahkan bahwa kesiapsiagaan personel sangat krusial dalam mencegah adanya Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan (ATHG) di dalam Lapas.

Hasil Penggeledahan Kamar Hunian Warga Binaan
Sesaat setelah apel berakhir, petugas gabungan segera bergerak melakukan penggeledahan di sejumlah blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Sasaran razia meliputi kamar-kamar di Blok A, Blok B, hingga Blok D. Meskipun dilakukan secara menyeluruh, petugas tetap mengedepankan pendekatan humanis sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Dalam razia tersebut, petugas berhasil menemukan dan menyita sejumlah benda terlarang, antara lain:

  • 7 buah paku dan 2 kawat besi;
  • 2 buah pencabut rambut dan 13 alat cukur;
  • 2 sendok stainless dan 3 gunting kuku;
  • 1 korek api gas, 2 set kartu remi, serta 7 buah batu baterai.

Pemusnahan Barang Bukti dan Sterilisasi Lingkungan Lapas
Seluruh barang temuan tersebut telah diinventarisir dan diamankan oleh pihak keamanan untuk selanjutnya dimusnahkan. Hari Winarca memastikan bahwa tidak ada barang terlarang kategori berbahaya seperti narkoba atau senjata tajam rakitan dalam penggeledahan kali ini. Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali.

Langkah preventif ini diharapkan dapat menciptakan kondisi Lapas yang steril dan nyaman. Dengan demikian, baik warga binaan maupun petugas dapat menjalankan ibadah di Bulan Suci Ramadhan dengan penuh khidmat. Pihak Lapas berkomitmen akan terus melakukan pengawasan rutin guna menjaga integritas dan ketertiban lembaga pemasyarakatan di Kabupaten Bojonegoro.

Belum ada komentar